Pembagian Jenis Bisnis Waralaba dalam Berbagai Kategori

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Terhitung sudah sejak bertahun-tahun yang lalu, tentunya bisnis waralaba mulai booming namun hingga kini juga tampak masih tetap menjadi trend yang digemari pengusaha. Bisnis model satu ini dinilai cukup praktis untuk dijalankan. Berbekal dari sumbangan modal tak seberapa, kita bisa menjalankan bisnisnya.

Tentunya tanpa harus repot memikirkan konsep, ragam bahan baku, dan segala tetek bengek terkait dengannya. Namun, tentu saja ada banyak jenis-jenis waralaba yang biasanya dijalankan oleh para pengusaha. Apa sajakah jenisnya? Langsung saja simak ulasan selengkapnya yang saya suguhkan berikut ini:

Pembagian Jenis Bisnis Waralaba 

Cukup lama usaha waralaba dinilai muncul sebagai solusi wirausaha yang menguntungkan semua pihak. Ada pihak pemilik konsep pertama yang berhasil membawa produknya diminati pasar. Ada pula pihak distributor yang tertarik untuk memiliki hak dalam memasarkan produk unggulan tersebut.

Nah, dari pihak pemilik utama waralaba merasa bisa mengambil keuntungan dengan semakin meluasnya jaringan bisnisnya. Sedangkan bagi pihak distributor memiliki kesempatan untuk memasarkan produk yang diminati pasar secara praktis, sehingga tak perlu lagi memikirkan konsep secara mendetail sedari awal mula.

Kerjasama semacam ini dinilai bisa membuat regulasi dunia bisnis menjadi semakin efisien. Selain itu, juga bisa memberikan kepuasan pada pihak mana pun. Nah, dalam kesempatan kali ini saya ulaskan pembagian jenis beberapa waralaba yang tersedia. Sebelumnya pelajari dulu beberapa istilah yang terkait dengannya.

Baca Juga : Tips Sukses Bisnis Waralaba Modal Kecil

1. Franchise

Franchise merupakan sebutan untuk usaha waralaba. Usaha ini ada beragam jenisnya. Bisa dibedakan dari jenis tawaran yang diberikan pada konsumen dan juga berdasarkan asal lokasi franchise tersebut. 

Baca Juga  Pembiayaan Adalah : Jenis & Cara Pembiayaannya (Lengkap!)

Ada juga yang berdasarkan bagaimana mekanisme kerjasama yang digunakan antara pemilik dan distributor.

2. Franchisor

Franchisor dikenal sebagai pihak yang memiliki waralaba utama. Jadi, merekalah yang memiliki brand waralaba tersebut pertama kali. Dengan kesepakatan tertentu mereka mengizinkan pihak distributor waralaba untuk membuka cabang pemasaran produk yang ditawarkan. Franchisor adalah pemegang hak utamanya.

3. Franchisee

Franchisee disebut juga sebagai pihak distributor waralaba. Nah, mereka ini biasanya melakukan kesepakatan khusus dengan pihak pemilik utama waralaba untuk ikut memasarkan produk tersebut. Bisa juga pihak distributor ini memberikan sejumlah uang untuk ikut memiliki hak jual produk idaman itu.

Baca Juga : Penjelasan Lengkap Seputar Bisnis Franchise 

Jenis Bisnis Waralaba Menurut Pembagian Produk

Disebutkan sebagai usaha waralaba, tentunya ada hal yang memang ditawarkan untuk publik maupun konsumen. Nah, jenis penawaran yang dilakukan tersebut memiliki beberapa perbedaan. Lebih lanjutnya akan saya jabarkan dalam beberapa daftar poin berbeda berikut ini:

  • Waralaba Produk

Contoh bisnis waralaba satu ini ialah usaha kerja sama yang berfokus untuk menyediakan produk yang barangkali dibutuhkan atau diminati para konsumen. 

Barang atau produk yang ditawarkan juga terdiri dari beragam jenis dan menyesuaikan dengan kebutuhan serta minat pasar yang memang diminati oleh konsumen.

Contoh waralaba produk: Kedai Kebab, Coffee Shop, Fried Chicken, dan seterusnya.

  • Waralaba Jasa

Pada poin ini definisi bisnis waralaba adalah yang menyediakan beragam jenis layanan jasa untuk para konsumen. Jadi, jenis kerja sama yang dilakukan antara pengusaha serta pemilik utama waralaba tersebut dalam bidang pelayanan jasa, bukan dalam bentuk produk maupun barang tertentu yang dipasarkan.

Contoh waralaba jasa: tempat les, salon kecantikan, pelatihan sablon, dan seterusnya.

  • Waralaba Gabungan

Jenis waralaba yang satu ini termasuk menawarkan pelayanan jasa sekaligus juga brand atau produk buatan sendiri untuk para konsumen. Jadi, bisa dibilang waralaba jenis satu ini perpaduan dari dua jenis waralaba yang sebelumnya tadi. Bidang yang ditawarkan untuk konsumen pun termasuk beragam.

Baca Juga  Ekuitas Adalah : Pengertian, Unsur, Jenis, Tujuan dan Contohnya

Mengembangkan jenis waralaba satu ini tentu saja berpotensi melipatgandakan pula keuntungan yang bisa diraup. Namun, perlu diketahui pula jika tim dalam waralaba tersebut juga bisa dibilang harus bekerja dua kali lipat. Menyuguhkan layanan jasa sekaligus produk yang terpercaya tentunya membutuhkan komitmen.

Contoh waralaba gabungan: salon kecantikan dengan produk kecantikan eksklusif dan seterusnya.

Baca Juga : 10 Ide Jualan Online Paling Menguntungkan dan Trik Menjalankannya

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight, tips menarik seputar bisnis dan investasi langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

 

Jenis Menurut Cakupan Lokasi

Jenis pembagian waralaba juga bisa dibedakan berdasarkan cakupan wilayah asal waralaba tersebut. Ada yang cakupannya setara lokal saja, namun ada pula yang cakupannya setara bisnis global. Tentunya mekanisme waralaba kelas global memiliki prosedur yang lebih rumit daripada skala lokalnya.

  • Waralaba Mancanegara

Jenis waralaba satu ini biasanya mencakup jenis layanan maupun mengusung brand sebuah produk yang asalnya dari luar negeri. Alias yang ditawarkan pada konsumen merupakan layanan atau barang yang pertama mengalami kesuksesan penjualan di luar negeri. Bisa dibilang merupakan produk internasional.

Barangkali bisa dibilang jika bisnis untuk waralaba jenis satu ini termasuk membutuhkan modal yang lebih memadai. Mengapa? Karena jaminan produk internasional yang memang laris diminati warga global tentu memiliki nilai lebih. Tampaknya jaminan produk akan laku keras sudah terpampang sedari awal mulanya.

Contoh waralaba mancanegara: McD, KFC, Starbucks, dan seterusnya.

  • Waralaba dalam Negeri

Kebalikannya dari waralaba mancanegara yang dijelaskan sebelumnya, waralaba dalam negeri ini tentunya lahir serta sukses pertama kali di negeri kita sendiri. Ada beragam jenis waralaba dalam negeri ini dan memang terbukti sangat sukses, sehingga waralabanya tersebar di berbagai kota di seluruh negeri.

Baca Juga  Apa Itu Bisnis Franchise? Simak Penjelasan Lengkapnya Seputar Franchise

Contoh waralaba dalam negeri: Indomaret, Alfamart, dan seterusnya.

Baca Juga : Cara Mengumpulkan Modal Investasi Bagi Pemula

Jenis Menurut International Franchise Association

Menurut Asosiasi Waralaba Internasional ada beberapa pembagian jenis waralaba yang perlu diketahui. Secara garis besar pembagian tersebut didasarkan dari sistem mekanisme kerja yang berlaku, yakni jenis ikatan yang mengatur bagaimana kerja sama antara pemilik utama dengan bagian distributor waralaba.

  • Product Franchise

Jenis waralaba yang satu ini dijalankan dengan cara pihak distributor waralaba membayarkan sejumlah uang untuk ikut mendaftar mulai membuka cabang waralaba tersebut di wilayahnya sendiri. Biasanya dari pihak pemilik utama waralaba tersebut memiliki kontrol yang lumayan kuat atas perkembangan usahanya.

  • Manufacturing Franchise

Barangkali jenis waralaba yang satu ini jadi lebih santai soal aturan yang mengikat kedua belah pihak. Maksudnya pihak distributor memang mengambil bahan baku dari pihak pemilik utama waralabanya. Namun, untuk produk yang dijual ke konsumen masih bisa ditambahi bahan tertentu oleh distributornya.

  • Business Opportunity Ventures

Sistem waralaba yang satu ini biasanya segala produk sudah kesemuanya diproduksi atau disediakan dari pemilik utama waralabanya. Nah, untuk distributor waralaba biasanya akan mengambil atau membeli produk dengan jumlah tertentu, kemudian lanjut memasarkannya kepada konsumen yang meminatinya.

  • Business Format Franchising

Nah, untuk jenis waralaba model terakhir ini biasanya pihak pemilik utama waralaba memiliki ketentuan khusus yang mengikat sang distributornya. Jadi, jika ada distributor waralaba yang ingin bergabung persoalan peraturan main dan segala yang berhubungan dengan waralaba mengikuti pemilik utamanya.

Sebagaimana telah dijelaskan pada ulasan di atas, ada beragam jenis bisnis waralaba yang paling sering diterapkan oleh para pengusaha. Jika Anda masih merasa bingung untuk memilih jenis bisnis waralaba modal kecil terbaik yang menguntungkan, cobalah mencari jawaban di Pipohargiyanto.com.

Share artikel ini apabila bermanfaat
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Ingin dapat update terbaru dari saya? Masukan email Anda, saya akan update informasi terbaru ke email Anda secara berkala

Dapatkan Buku Bisnis Waralaba Indomaret!

Anda bisa dapatkan di: