Apa Itu Investasi? Pahami Cara Kerja dan Tips Memilihnya Supaya Untung!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Banyak orang yang masih bertanya-tanya, apa itu investasi? Mereka masih ragu dengan keuntungan yang bisa diperoleh dari investasi tersebut. Bisa juga karena masih takut mengalami kerugian di masa mendatang.

Banyaknya kasus di masyarakat yang juga sering terjadi mengenai kerugian yang membuat bangkrut, juga membuat orang-orang takut berinvestasi. Namun dibalik itu semua, banyak juga investor yang sukses dan berhasil dari investasi itu sendiri. 

Apa Itu Investasi

Investasi adalah cara untuk melipatgandakan uang tanpa usaha berlebih. Hanya dengan melakukan investasi dengan menanamkan modal, maka dana yang dikeluarkan di awal akan berkembang biak.

Istilahnya, para investor akan tetap mengantongi uangnya walaupun sedang tidur. Itulah karakter investasi yang sesungguhnya. 

Contoh investasi bisa diilustrasikan begini, ketika seseorang berinvestasi di bidang properti dengan membeli gedung atau bangunan lainnya seharga Rp.1 milyar maka jika disewakan Rp.100 juta per tahun orang itu akan mendapat uang secara berkala per tahunnya Rp.100 juta.

Pilihan lainnya jika orang itu menjual gedung/bangunan tersebut antara 5-10 tahun ke depan, maka nilai bangunannya bisa naik menjadi Rp.1,5 hingga Rp.2 milyar. Itulah yang dinamakan dengan investasi contohnya di bidang properti.

Semakin besar dana yang dikeluarkan di awal untuk berinvestasi, maka keuntungannya pun akan lebih besar.

Tips Memilih Investasi dengan Tepat

Setelah paham dengan pertanyaan seputar apa itu investasi, maka langkah selanjutnya adalah memilih jenis investasi yang tepat. Banyaknya jenis atau instrumen investasi yang ada saat ini tentu akan membuat para investor bingung.

Baca Juga  Tujuan Investasi yang Tepat dan Cara Menentukannya agar Tidak Salah Arah

Setiap instrumen investasi itu sendiri juga memiliki risiko yang berbeda-beda, dengan tingkat risiko yang juga tidak sama. Tentu kebanyakan orang akan memilih investasi yang keuntungannya besar tetapi dengan tingkat risiko serendah mungkin.

Berikut ini beberapa tips yang bisa diikuti dalam memilih investasi yang tepat dan menguntungkan:

– Tingkat Risiko Rendah

Risiko yang kecil atau rendah disini maksudnya adalah suatu kerugian yang diberikan oleh jenis investasi tertentu, dan masih bisa diterima oleh calon investor. Namun dengan keuntungan yang sebanding dengan tingkat risikonya, yaitu tidak terlalu besar.

Jenis investasi ini diantaranya yaitu:

  • Reksadana pasar uang
  • Emas
  • Surat utang negara

– Tingkat Risiko Menengah

Tingkat kerugian dan juga keuntungan yang diperoleh investor nantinya berada di tengah-tengah, tidak besar tapi juga tidak kecil disebut dengan risiko menengah. Jenis investasi ini cocok untuk orang-orang yang karakternya moderat.

Jenis instrumen investasi yang berada di tingkat risiko menengah diantaranya:

  • P2P Lending
  • Reksadana campuran

– Tingkat Risiko Besar

Banyak juga jenis-jenis investasi yang high risk atau tingkat risikonya tinggi. Baik dalam hal kerugian ataupun keuntungannya sama-sama besar. Artinya, ketika investor mengalami keuntungan yang besar maka ia bisa menjadi orang kaya mendadak.

Sebaliknya jika ia mengalami kerugian yang besar maka ia bisa mengalami kebangkrutan saat itu juga. Jenis investasi dengan tingkat risiko tinggi diantaranya yaitu:

  • Investasi saham langsung
  • Reksadana saham

Baca Juga : Apa Itu Investasi Jangka Panjang : Tujuan, Jenis, Strategi & Tips Investasi

Cara Kerja Investasi

Proses dan cara kerja dari investasi ini cukup panjang, dan tergantung pada jenis investasinya itu sendiri. Namun untuk poin-poin dasar investasi bisa dijelaskan dengan cara berinvestasi di bawah ini:

– Memiliki Tujuan yang Jelas

Sesuai dengan pengertian investasi, bahwa investasi adalah cara melipatgandakan uang. Maka dalam memulai investasi sebaiknya tetapkan tujuannya terlebih dulu. 

Baca Juga  Tips Sewa Ruko yang Cocok Untuk Bisnis Anda (Supaya Untung!)

Apabila tidak ada tujuan jelas untuk berinvestasi maka akan lebih sulit dalam penentuan langkah berikutnya. Tujuan ini juga akan mempengaruhi jenis investasi apa yang ingin digunakan. 

Tujuan berinvestasi juga bisa mempengaruhi hal lainnya seperti jangka waktu investasi, jenis instrumennya, dan akan ditempatkan di mana investasi tersebut.

– Dimulai dengan Jumlah Modal Bisa Dipersiapkan

Modal awal untuk berinvestasi berkaitan dengan dana yang akan dikeluarkan nantinya, atau jenis aset apa yang dimiliki. Namun di zaman sekarang ini, jumlah modal awal investasi bisa berapa saja bahkan dimulai dari Rp.100.000,- atau bisa juga kurang dari itu.

Modal yang dikeluarkan juga akan berpengaruh pada jenis investasi yang dipilih seperti properti, saham, atau emas.

Baca Juga : Mengenal Jenis Investasi Modal Kecil Dan Potensi Keuntungannya, Cocok Bagi Pemula!

– Pahami Risikonya dan Jenis Investasi yang Diambil

Semua hal yang masih berkaitan dengan perputaran uang tak akan lepas dari faktor keuntungan dan kerugiannya. Maka pahami risiko diri sendiri dalam berinvestasi, yaitu kemampuan berinvestasi secara finansial.

Siapkan sejumlah dananya terlebih dulu ketika akan memulai investasi atau saat prosesnya berlangsung. 

Pastikan bahwa saat mulai berinvestasi tak ada utang-utang apapun yang harus dibayar, dan memiliki kondisi keuangan stabil sehingga tidak akan mengganggu dana investasi.

Baca Juga : 7 Tips Investasi Properti Terpercaya Bagi Pemula

Tips Berinvestasi Properti

Apa itu investasi properti? Tentu saja segala hal yang masih berkaitan dengan properti atau bangunan. Walaupun terlihat mudah, tetapi proses pembelian dan juga penjualan properti sebenarnya tidak mudah.

Diperlukan waktu yang tidak sebentar juga dalam membeli/menjual properti, karena banyak pertimbangan yang harus dipikirkan dengan matang. Berikut ini tips dalam melakukan investasi properti:

– Pilih Lokasi yang Tepat

Lokasi menjadi salah satu hal penting yang harus ditentukan terlebih dulu, ketika seseorang akan berinvestasi properti. Kebanyakan orang yang membangun atau membeli rumah untuk investasi, akan memilih lokasi strategis.

Baca Juga  Macam-Macam Kriteria Investasi dan Rumus Menghitungnya (Lengkap!)

Pertimbangan lokasi inilah yang juga menjadi faktor utama dalam berinvestasi properti. Lokasi juga sangat mempengaruhi harga jual dari properti itu sendiri.

Lokasi yang strategis akan lebih mudah dijangkau apalagi jika dekat dengan pusat keramaian. Maka harga jualnya pun otomatis akan lebih tinggi dibanding rumah yang lokasinya terpencil.

– Persiapkan Dana

Persiapkan dana juga saat akan berinvestasi properti. Apalagi biaya untuk investasi ini cukup besar, karena membeli suatu bangunan saat ini harganya tidak murah. Biaya yang harus dipersiapkan dalam investasi properti diantaranya:

  • Biaya tanda jadi
  • Uang muka
  • Angsuran

– Pilih Pengembang Terpercaya

Ketahui latar belakang pengembang properti yang nantinya akan dipilih, jangan sampai mudah percaya begitu saja dengan pengembang yang baru dikenal. Pastikan ia memiliki performa yang baik dan tentu bisa dipercaya.

Setidaknya pilih pengembang yang memiliki pengalaman di bidang properti minimal 5 tahun. Cari tahu informasi lebih lanjut tentang si pengembang melalui website dan testimoninya.

– Mengecek Harga Pasar

Jangan terburu-buru ketika akan membeli properti baik yang berupa bangunan rumah atau apapun. banyak hal yang harus dipertimbangkan dahulu saat akan membeli properti. Salah satunya adalah perhatikan harga properti di pasaran.

Cek langsung ke lokasi atau bisa juga melalui website yang memiliki informasi, terkait harga pasaran properti di suatu lokasi.

– Fasilitas Memadai

Ketahui juga fasilitas apa yang disediakan oleh pengembang untuk para investor. Fasilitas tersebut bisa mempengaruhi harga jual properti, jika fasilitasnya lengkap dan memadai maka harganya pun bisa naik.

Setelah memahami apa itu investasi, cara kerja, dan sebagainya maka mulailah berinvestasi dengan benar. Apabila masih ada pertanyaan kunjungi saja web pipohargiyanto.com seputar bidang investasi.

Baca Juga : Investor Adalah : Pengertian, Jenis dan Cara Menjadi Investor

Share artikel ini apabila bermanfaat
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan Buku Bisnis Waralaba Indomaret!

Anda bisa dapatkan di: