Investasi Rumah: Pengertian, Keuntungan dan Cara Investasinya!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Nilai mata uang semakin hari mengalami inflasi. Untuk mengakalinya, maka diperlukan investasi untuk tetap menjaga nilainya. Ada berbagai macam bentuk investasi mulai dari reksa dana, saham, properti, dan sebagainya. Kali ini, akan dibahas investasi rumah dalam jangka panjang agar untung.

Rumah menjadi salah satu investasi yang paling diminati dan kian hari harga properti semakin melambung tinggi. Tak heran banyak yang memilih untuk berinvestasi melalui rumah. Walaupun, risiko dari jenis investasinya ini terbilang rendah, maka tetap harus cermat agar tidak berujung rugi.

Pengertian dari Investasi Rumah

Lalu, apa yang dimaksud dengan investasi ini? Investasi rumah adalah suatu wujud permodalan hampir sama dengan investasi lain yang melibatkan terjadinya transaksi penjualan dan pembelian suatu aset berharga yakni rumah, dan menangani aset tersebut hingga memperoleh keuntungan.

Hal yang membedakan investasi ini dengan yang lain adalah jenis aset yang menjadi objek transaksi. Jika dalam investasi pasar uang, asetnya adalah mata uang. Kemudian, pada investasi obligasi, asetnya adalah bond alias obligasi.

Lalu, pada investasi saham maka asetnya adalah surat berharga usaha yang bisa diperjualbelikan. Sedangkan, dalam investasi properti rumah maka asetnya adalah dalam bentuk properti yakni suatu rumah. Selain rumah, ada investasi properti lain dalam bentuk tanah, ruko, jalanan, dan sebagainya.

Apabila memiliki rumah yang ingin dijual atau disewakan dengan tujuan mendapatkan keuntungan, maka inilah yang disebut dengan investasi rumah.

Baca Juga  Panduan Belajar Investasi Bagi Pemula dari Ahlinya! (100% Lengkap!)

Keuntungan dari Investasi Jenis Rumah

Setelah kita memahami apa arti dari salah satu jenis investasi properti ini, pasti bertanya apa saja keuntungan investasi rumah yang dapat diperoleh? Tentunya ada banyak sekali, berikut ini akan dijabarkan beberapa manfaat dalam beberapa poin di bawah ini:

1. Memiliki Harga yang Terus Naik dan Stabil

Salah satu kelebihan yang ditawarkan dari investasi ini adalah harga jualnya yang cenderung melambung tinggi atau naik terus. Ini disebabkan inflasi tidak akan mempengaruhi nilai rumah. Walaupun nilai mata uang turun, rumah yang dimiliki tetap bisa dijual dengan harga tinggi.

Di Indonesia sendiri, harga rumah pada setiap tahunnya semakin naik. Permintaan untuk memiliki rumah pun semakin banyak. Hal ini juga disebabkan karena saat ini sulit sekali mencari tempat tinggal.

2. Dijadikan Sebagai Investasi untuk Jangka Panjang

Selanjutnya, keuntungan lain dari kepemilikan rumah adalah properti ini dapat dijadikan sebuah investasi untuk jangka panjang. Misal untuk 10 hingga 20 tahun ke depan, harga rumah ini tidak akan mengalami penurunan karena selalu naik 10 hingga 15 persen per tahun.

Bisa dibayangkan apabila rumah yang dimiliki akan dijual pada kurun waktu 15 tahun ke depan, kira-kira sebanyak apa keuntungan yang dapat diterima. Tentunya, ini menjadi salah satu jenis investasi yang menggiurkan untuk jangka waktu yang lama.

3. Memiliki Bentuk Fisik

Jika kebanyakan investasi berbentuk likuiditas, berbeda dengan investasi rumah karena memiliki sebuah bentuk fisik dalam wujud bangunan di atas sebidang tanah yang dapat dilihat dengan mata. Keuntungan dari investasi ini adalah karena bentuk fisik yang real, maka bisa ditempati oleh pemiliknya.

Bahkan, pemilik bisa menjadikan rumah sebagai sebuah toko atau kantor untuk mendapatkan keuntungan yang lebih lagi.

Baca Juga  Analisis Investasi : Pengertian & Cara Analisis Kelayakan Investasi!

4. Memberikan Pemasukan Berupa Pendapatan Pasif

Seperti disebutkan pada poin sebelumnya, rumah bisa dijadikan sebagai bentuk investasi jangka panjang. Selain itu, pemilik juga bisa mencari keuntungan lain atau pendapatan pasif dengan cara menjadikan sebagai rumah sewa alias kontrakan atau kos-kosan.

Dengan jalan ini, pemilik bahkan bisa meraih keuntungan setiap bulan hingga tahunnya tanpa repot melakukan suatu pekerjaan aktif. Pendapatan akan terus masuk ke dalam rekening tabungan.

5. Meningkatnya Permintaan Akan Kebutuhan Properti

Semakin lama, lahan di ibukota dan sekitarnya semakin sempit karena tergerus berbagai gedung perkantoran atau perumahan baru. Di sisi lain, permintaan untuk memiliki sebuah rumah menjadi semakin tinggi. Orang banyak yang bingung mencari rumah.

Tak heran, banyak yang justru mencari tanah kosong untuk dijadikan rumah. Sepertinya tawar-menawar antara peminat rumah akan selalu ada dikarenakan permintaannya yang begitu tinggi dan menjadi properti yang banyak dicari.

Cara untuk Berinvestasi Sebuah Rumah

Dengan berbagai keuntungan yang diperoleh, tentunya investasi ini sangat menggiurkan. Jika tertarik melakukan investasi ini cukup bacalah artikel ini sampai habis. Berikut ini akan dibagikan cara investasi rumah yang dapat menjadi panduan mudah:

1. Persiapkan Sejumlah Uang

Untuk bisa memiliki atau membeli sebuah aset investasi, tentunya dibutuhkan sejumlah dana yang cukup. Pastikan telah mengumpulkan sejumlah dana atau uang dingin yang siap digunakan untuk membayar uang muka atau DP rumah.

Memang tujuan membeli rumah adalah untuk investasi, namun jangan sampai menggunakan dana darurat untuk membeli properti ini. Cobalah untuk mengelola uang sebaik mungkin sebelum memutuskan membeli investasi rumah.

2. Pilihlah Lokasi Rumah yang Gampang Diakses dan Strategis

Sebelum membeli, hal yang juga harus diperhatikan sebagai salah satu aspek penting yang akan mempengaruhi nilai jual rumah yaitu lokasi dan area bangunan tersebut. Jangan sampai sembarangan dan salah memilih. Carilah lokasi rumah yang mudah diakses sehingga menarik para calon pembeli.

Baca Juga  7 Tips Investasi Properti Terpercaya Bagi Pemula

Apabila lokasi dinilai terlalu sulit dijangkau, maka kemungkinan harga jual rumah tidak terlalu tinggi karena kurangnya minat pembeli. Semakin mudah jalan dan aksesnya, maka Anda bisa membandrol dengan harga yang tinggi dan sesuai.

3. Carilah Rumah yang Menerima Cicilan KPR

Tak bisa dipungkiri, investasi rumah adalah salah satu investasi yang memiliki harga yang cukup tinggi. Jika tidak sanggup membayarnya secara hard cash, cobalah cari developer yang menawarkan pembelian rumah secara bertahap atau cicilan KPR.

Hal ini akan sangat membantu calon pemilik rumah. Apabila ingin menyewakannya sebagai rumah kontrakan atau kos-kosan, maka dapat mendapat pemasukan pendapatan pasif yang nantinya dapat digunakan untuk pembayaran cicilan yang tersisa.

4. Tentukan Terlebih Dahulu Besar Uang Mukanya

Jumlah besaran uang muka atau DP rumah di awal juga akan sangat berpengaruh ke depannya apabila mengambil pilihan cicilan KPR. Oleh karena itu, pilih terlebih dahulu berapa nominal yang ingin dibayarkan untuk uang muka. Semakin besar uang muka, maka semakin rendah nominal cicilannya.

Pastikan juga bahwa mampu membayar cicilan setiap bulan tersebut, tanpa harus meninggalkan kebutuhan penting sehari-hari. Usahakan untuk membayar uang muka yang lebih besar sehingga tidak terbebani angsuran yang tinggi.

5. Mencari Bantuan Jasa Broker Properti

Untuk mempermudah pencarian yang tepat untuk memiliki investasi rumah, cobalah untuk menyewa jasa broker properti. Dengan jasa ini, risiko untuk tertipu pun semakin lebih rendah. Selain itu, tidak perlu lagi pusing memikirkan berbagai langkah dan strategi untuk mencari rumah yang cocok.

Rumah menjadi salah satu bentuk investasi yang menggiurkan dengan keuntungan tinggi. Hal yang penting adalah tahu strategi dan tips untuk memulainya. Baca juga informasi menarik lain seputar investasi properti di pipohargiyanto.com agar semakin ahli dan memiliki pengetahuan yang luas.

Share artikel ini apabila bermanfaat
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan Buku Bisnis Waralaba Indomaret!

Anda bisa dapatkan di: